Setelah mengetahui
bagaimana sejarah bahasa itu terbentuk meskipun tidak sepenuhnya diakui
kebenarannya,lalu dalam pemahaman konsep ilmu linguistika selanjutnya adalah
bagaimana sejarah Ilmu bahasa (Linguistik) itu sendiri.Kajian sejarah bahasa
dengan ilmu bahasa tentu merupakan hal yang berbeda jika dalam sejarah bahasa
di atas tadi menggambarkan mengenai asal-usul bahasa itu sendiri,akan tetapi
dalam sejarah linguistika ini lebih membahas tentang bagaimana sejarah bahasa
sebagai sebuah ilmu.
Sejarah linguistika
dimulai dari ilmu linguistic tradisional dimana pada zaman ini linguistic
tradisional masih diwarnai dengan campuran logika seperti S=P diartikan subjek
mengakui predikat.Tidak hanya itu Linguistik tradisional,tata bahasa
tradisional menganalisis bahasa berdasarkan filsafat.Dalam perkembangannya di
dalam aliran linguistik tradisional dikenal dengan linguistic zaman
Yunani.Sejarah mengenai bahasa pada zaman Yunani dimuali sejak abad 5 SM sampai
kurang lebih abad ke 2 M.Pada waktu itu terdapat masalah yang menjadi
pertentangan para Linguis yaitu mengenai pertentangan antara bahasa bersifat
alami (fisis) dan bahasa bersifat konvensi (nomos),dimana disebut fisis karena
bahasa memiliki asal-usul,sumber,dan prinsip-prinsip abadi,sedangkan bahasa
bersifat konvensi berarti makna-makna kata dalam bahasa di peroleh dari tradisi
dan kebiasaan.Tokoh yang termasuk pada zaman ini adalah Plato,Aristoteles.
Setelah jatuhnya Yunani
muncullah kerajaan Romawi yang kemudian sebagai kelanjutan sejarah ilmu
Linguistik zaman Romawi dengan tokohnya Varro dengan karyanya De Lingua Latina
yang terbagi atas beberapa bidang (etimologi,Morfologi).
Lalu dilanjutkan dengan
Linguistik zaman pertengahan,dimana studi bahasa pada zaman ini mendapat
perhatian penuh tertutama oleh para filsuf skolastik,dan bahasa latin menjadi
Lingua Franta,karena dipakai sebagai bahasa gereja,bahasa diplomasi,dan bahasa
ilmu pengetahuan.Berikutnya Linguistik zaman Renaisans yang dianggap sebagai
pembukaan abad pemikiran modern.Dan yang terakhir yang termasuk ke dalam
linguistic tradisional adalah masa menjelang lahirnya linguistic modern
(strukturalis).Dalam masa ini ada satu tonggak yang sangat penting dalam
sejarah studi bahasa ,yang dinyatakan adanya hubungan kekerabatan antara bahasa
Sansekerta dengan bahasa-bahasa Yunani,Latin,Jerman,dan bahasa lainnya.
Kemudian masuk ke
Linguistik Strukturalis yang berusaha mendeskripsikan suatu bahasa berdasarkan
cirri khas yang dimiliki bahasa itu dimana tokoh pada zaman ini antara lain
(Ferdinand de Saussure).Lalu sesudah itu muncullah Linguistik Transformasional
dimana Linguistik bukan merupakan kegiatan yang statis,melainkan kegiatan yang
dinamis,berkembang terus-menerus sesuai dengan filsafat ilmu itu sendiri yang
selalu mencari kebenaran yang hakiki.




